Jumat, 20 Januari 2017

Gejala dan Pengobatan Ruam Popok pada Bayi

Gejala dan Pengobatan Ruam Popok pada Bayi,- delijou.com
Ruam Popok pada Bayi merupakan peradangan yang terjadi pada kulit bayi yang tertutup popok, seperti bokong. Ruam ini pada umumnya terjadi sebab reaksi kulit terhadap urine dan juga tinja. Awalnya hal tersebut dapat ditandai dengan kemunculan kulit kemerahan yang ada pada bokong bayi.
Bayi yang menggunakan popok hampir semuanya pernah mengalami ruam popok. Ruam ini pada umumnya memang tidak berbahaya. Walaupun demikian, ruam popok bisa mengganggu kenyamanan dari bayi anda sehingga akan cenderung menjadi lebih rewel.
Gejala-Gejala Ruam Popok pada Bayi
Ruam Popok pada Bayi pada umumnya terjadi di dua tahun pertama, terutama ketika bayi masih berusia sembilan bulan sampai satu tahun. Ruam ini juga dapat kambuh selama anak Anda masih menggunakan popok. Beberapa gejala yang mengindikasikannya adalah sebagai berikut:
1.      Timbulnya kulit kemerahan yang bengkak, terutama pada daerah bokong, paha, dan juga di sekitar alat kelamin bayi.
2.      Bayi bertambah rewel, misalnya menangis ketika bagian yang biasanya tertutup popok tersentuh atau saat dibersihkan.
Apabila kulit bayi Anda tidak kunjung bisa membaik atau malah bertambah parah, meski Anda telah memberikan penanganan, anda harus memeriksakan bayi Anda ke dokter. Ruam popok terkadang bisa memicu infeksi yang memerlukan obat-obatan dengan resep dokter.
Disamping itu, periksakan bayi Anda ke dokter apabila dia mengalami ruam popok yang menyebar sampai ke luar bagian kulit yang tidak tertutup oleh popok dan juga disertai demam. Timbulnya luka melepuh ataupun bernanah dan rasa kantuk yang melebihi biasanya juga  bisa termasuk gejala yang harus diwaspadai.
Pengobatan dan Pencegahan Ruam Popok pada Bayi
Berikut ini akan dijelaskan pengobatan dan juga pencegahan Ruam Popok pada Bayi yang dapat anda lakukan. Menjaga supaya kulit bayi tetap bersih dan juga kering merupakan metodeyang paling efektif dalam menangani dan juga mencegah ruam popok. Langkah ini bisa Anda lakukan dengan menggunakan cara-cara sederhana berikut ini:
a.      Segeralah untuk mengganti popok yang kotor da  lakukan hal tersebut sesering mungkin.
b.      Bersihkanlah bagian kulit yang sering tertutup popok dengan seksama, terutama ketika mengganti popok.
c.       Jangan biarkan bayi Anda selalu menggunakan popok. Kulit bayi juga perlu dibiarkan untuk ‘bernapas’. Semakin sering kulit bayi terbebas dari popok dan risiko terkena ruam popok juga akan semakin berkurang.
Demikianlah beberapa gejala dan pengobatan Ruam Popok pada Bayi. Semoga informasi ini bermanfaat untuk anda.

Tidak ada komentar:
Write komentar

Berkomentarlah dengan bijak