Senin, 11 Juli 2016

2 Tahap Uji Valid Dan Reliabilitas Penelitian Kesehatan Dengan Mudah(Tips)

UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS  INSTRUMEN
Jika anda seorang mahasiswa semester akhir tidak akan luput dengan namanya skripsi, skripsi merupakan tugas akhir bagi seorang mahasiswa dan anda diwajibkan untuk menyelesaikannya dengan penelitian, di dalam penelitian ada yang namanya uji validitas atau ketepatan dan realibilitas bagaimana anda mendapatkan data yang objektif dan akurat diharuskan uji validitas dan realibilitas. adapun pengertiannya sebagai berikut:  
www.delijou.com
Uji Valid
1. VALIDITAS
Validitas atau sering disebut (Validity) adalah sampai mana suatu alat ukur tepat dalam mengukur suatu data atau objek, dengan kata lain dapat menjadi pertanyaan apakah alat ukur yang dipakai memang mengukur sesuatu sebenarnya yang ingin diukur. Misalnya bila kita ingin mengukur buah, maka kita gunakan timbangan buah. Bila ingin mengukur cincin, maka kita gunakan timbangan emas. Jadi dapat disimpulkan bahwa timbangan buah valid untuk mengukur berat buah, tapi timbangan buah tidak valid untuk mengukur cincin.
2. RELIABILITAS
Reliabilitas yaitu suatu pengukuran atau ukuran yang menunjukkan sampai mana hasil pengukuran tetap konsisten bila diukur sampai beberapa kali dengan alat ukur yang sama. Misalnya kita ingin mengukur jarak suatu benda. Alat ukur pertama yang kita gunakan yaitu meteran logam, dan alat ukur lainnya yaitu dengan menghitung jumlah langkah kaki. Pengukuran dengan menggunakan meteran logam akan mendapatkan hasil yang sama mutlak kalau pengukurannya diulangi 2 kali atau lebih. Namun sebaliknya jika pengukuran menggunakan tapak kaki, sangat besar kemungkinan akan didapatkan hasil yang berbeda kalau pengukurannya diulangi 2x bahkan lebih.Jadi disimpulkan bahwa pengukuran atau perhitungan dengan meteran logam lebih reliabel dibandingkan dengan tapak kaki.
CARA MENGUKUR UJI VALIDITAS
Untuk validitas instrumen / kuesioner biasanya dilakukan dengan tehnik korelasi Pearson Product Moment, yaitu langkah melakukan korelasi antar skor masing-masing variabel dengan skor totalnya yang ada. Suatu variabel / pertanyaan dapat dikatakan valid bila skor hasil variabel / pertanyaan berkorelasi secara signifikan dengan skor total.
CARA MENGUKUR UJI RELIABILITAS
Pertanyaan dimaksud reliabel apabila pertanyaannya adalah yang konsisten atau stabil dari kurun waktu ke waktu.
Pengukuran reliabilitas dapat dilakukan dengan dua cara untuk saat ini:

1. Repeated Measure. Pertanyaan yang ditanyakan kepada responden atau sample berulang pada waktu yang berbeda, (misalnya seminggu atau sebulan kemudian), dan selanjutnya dilihat apakah ia tetap dengan konsisten terhadap jawabannya. 
2. One Shot. Disini pengukurannya hanya dilakukan 1x atau sekali dan selanjutnya hasil dibandingkan dengan pertanyaan yang lain. pengukuran reliabilitas sering di lakukan dengan one shot disertai beberapa pertanyaan. Pengujian reliabilitas dimulai dengan menguji validitas terlebih dahulu. tetapi jika pertanyaan tidak valid, maka pertanyaan tersebut dibuang atau dihapuskan. Pertanyaan yang sudah valid baru secara bersama diukur reliabilitasnya.
Biasanya responden yang digunakan adalah pada lokasi atau tempat yang berbeda dengan lokasi penelitian tetapi memiliki karakteristik yang sama. Biasanya jumlah responden atau sample yaitu 10% dari jumlah sampel penelitian.
Buka SPSS, entri atau masukkan data hasil pengukuran data sesuai dengan jumlah pertanyaan / variabel penelitian. Klik ” Analyze ”, pilih “ Scale ”, lalu pilih “ ReliabilityAnalysis ”, Masukkan saja semua data ke dalam variabel klick “ Items ”, variabel / pertanyaan yang dimasukkan hanya untuk yang akan diuji saja. Pada “ Model ” biarkan pada pilihan yang “ Alpha ”. klikoption ” Statistics ”, pada bagian yang “ Descriptivesfor ” klik pilihan dan pilih “ Item ”, ” Scale if itemdeleted ”,. selanjutnya klik atau pilih “ Continue ”, klik “ OK ”, keluar out putnya.
  Keterangan:
Hasil akan menghasilkan dua bagian. yang pertama ( item statistic ) menggambarkan atau memperlihatkan hasil statistic deskriptif masing-masing variable yaitu mean atau rata-rata , st.deviasi, dan N.bagian kedua menunjukkan hasil dari validitas dan reliabilitas. Ketetapan yang digunakan adalah pengujian yang dimulai dengan menguji validitas kuesioner baru setelahnya dilanjutkan dengan uji reliabilitas.
  1. Validitas
Untuk mengetahui validitas kuesioner di lakukan dengan membanding kan r tabel dengan r hitung.
Nilai r tabel dilihat tabel r dengan df= n-2 (n= jumlah responden/sampel) . tingkat kemaknaan 5%,maka akan didapatkan angka r tabel tersebut.
Nilai dari r hasil / output SPSS dapat dilihat pada kolom yang ” Correcteditem-Total Correlation ”.
Hasilnya:
Masing-masing komponen dari pernyataan yang dibandingkan dari nilai r hasil / output dengan nilai dari r tabel, bila rhasil >r tabel, maka pertanyaan tersebut valid.
  1. Reliabilitas
Setelah pertanyaan valid, akan dilanjutkan dengan uji reliabilitas. yaitu sama dengan validitas membandingkan r hasil dengan r tabel. untuk uji reliabilitas sebagai nilai r hasil yaitu nilai dari “ Cronbach’sAlpha ”. Ketetapan: bila r Alpha> r tabel, maka reliabel.

Tidak ada komentar:
Write komentar

Berkomentarlah dengan bijak