Selasa, 12 Juli 2016

Sunnah Nabi Larangan Makan Dan Minum Sambil Jalan Atau Berdiri

Larangan untuk makan atau minum sambil berdiri akan dibahas dibawah ini, larangan tersebut sangat baik untuk kita, Baiklah sekarang kita akan bahas mengenai Hadist-Hadis yang membolehkan seseorang makan atau minum sambil berdiri. sebenarnya banyak hal kenapa seseorang dilarang makan dan minum sambul berdiri baik itu menurut etika, kesehatan dan lain sebagainya sebagai manusia kita alangkah baiknya mengikuti Nabi Muhammad S.A.W yang dimana di beliau adalah panutan bagi kita orang muslim, salah satu bagaimana kita mengikuti beliau dengan mengikuti perangai atau tindakan beliau selagi atau semasa bliau masih hidup.

www.delijou.com


Menurut Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,
“ Janganlah kalianminum sambil berdiri. Barangsiapa lupa (Terlupakan) sehingga minum
sambil berdiri, maka hendaklah ia berusaha untuk memuntahkannya(Mengeluarkannya). ” (HR.Ahmad).
Menurut dari Anasradhiyallahu ‘4nhu beliau Bersabda bahwa Nabi shallallahu‘alaihiwa
sallam melarang kita minum sambil berdiri. (HR. Muslim nomor.2024, Ahmad nomor.11775 dll).
Menurut Abu Sa’id al-Khudriy, beliau berkata bahwa Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam
melarang minumsambil berdiri(Apalagi Sambil Berjalan). (HR. Muslim nomor. 2025, dll).
 Diatas adalah Hadist yang menyatakan dilarangnya minum sambil berdiri.
Sewaktu beliau hidup beliau mengatakan untuk tidak makan sambil berdiri tetapi sahabat nabi pernah melihat beliau minum sambil bersiri. seterusnya akan dibahas menurut beberapa pendapat sebagai berikut:

didalam hadits yang diriwatakan dari Ibnu Umar serta dishahihkan oleh Tirmidzi, Ibnu Umar mengatakan, “Di masa Nabi kita makan sambil berjalan serta minum sambil berdiri. Hadits ini menggambarkan bahawa untuk larangan minum sambilberdiri tidak diharam tetapi melakukan hal yang kurang utamaatau kurang baik. melainkan yang lebih baiknya dan sempurna yaitumakan dan minum sambil duduk. Namun diboleh makandanminum sambil berdiri. Dalil tentang bolehnya minum sambil berdiri yaitu menurut Ibnu Abbas, beliau berkata yaitu, “ Aku berikan airzam-zam kepada Nabi lalu beliau langsung meminumnya sambil berdiri. ” (Syarah Riyadhus Shalihin).

adapun Hadits diriwayatkan oleh Ali didalam atsar yang lain bahwa yang beliau minum adalah air zam-zam sebagaimana dalam hadits menurut Ibnu Abbas. demikian, Nabi meminum air zam-zam sambil berdiri tersebut yaitu pada saat waktu berhaji. disaat itu banyak orang-orang yang sedang thawaf dan minum air zam-zam yang berada di samping, banyak juga orang yang minta diambilkan air zam-zam, disana tidak ada tempat untuk duduk. kejadiaan ini tidak lama sebelum beliau wafat.

 dan oleh itu, hadits ini dan hadits semacamnya merupakan pengecualian dari semua larangan. Hal ini adalah bagian dari penerapan kaidah untuk syariat yang menyatakan bahwa hal yang mengenai terlarang, itu menjadi diperbolehkan pada saat dibutuhkan atau diperlukan. Bahkan ada hal mengenai larangan yang lebih keras dari pada ini namun diperbolehkan saja, seperti makan bangkai darah jika itu dalam terpaksa” (Majmu Fatawa Ibnu Taimiyyah Jilid 32/209-210)

Sekian, semoga bermamfaat 

Tidak ada komentar:
Write komentar

Berkomentarlah dengan bijak