kesehatan

Jumat, 24 Juni 2016

Makanan pantangan penyakit jantung

Delijou.com, - makanan merupakan kebutuhan dasar manusia, ada kalanya makanan yang anda sukai merupakan sumber masalah yang menjadikan munculnya peyakit
Ada beberapa pantangan penyakit jantung yang secara umum harus diketahui penderitanya, seperti: jangan melakukan olahraga yang terlalu berat dalam satu waktu karena hal itu akan menanbah berat kerja jantung, hindari berita atau segala sesuatu yang sifatnya terlalu mengejutkan karena berita yang tiba-tiba bisa membuat kerja jantung menjadi lebih cepat tanpa keteraturan dan memicu buruknya kerja jantung, dan yang tidak kalah penting ialah dengan memperhatikan asupan makanan atau nutrisi bagi tubuh.
Delijou.com

Pada prinsipnya memang tidak ada pantangan makanan secara mutlak untuk penderita sakit jantung. Namun dalam hal pola makan yang penting adalah makan makanan yang mengandung gizi dan nutrisi yang cukup dan seimbang.
Inilah beberapa pantangan penyakit jantung yang harus dihindari penderita penyakit jantung, antara lain :
1. Makanan mengandung kolesterol. Cumi, udang, kepiting, otak sapi, daging kambing, daging berlemak, organ dalam hewan, bebek, belut, kuning telur, susu sapi, kulit ayam, makanan kemasan olahan daging ayam. Kolesterol adalah musuh utama jantung. Siapa pun bisa bangkrut jika kolesterol menyumbat di pembuluh darah jantung dan kepala (stroke). 1 otak sapi kandungan kolesterolnya sama dengan 1 tubuh sapi.
2.Makanan mendangung gula alkoholik. Minuman alkohol, durian dan tape.
3. Makanan mengandung trigleserin. Trigleserida merupakan lemak jahat dari tumbuhan. Minyak goreng, santan, kelapa dan margarin

berikut adalah enam hal yang harus anda kurangi atau hindari :
1. Merokok atau bergaul dengan perokok
Merokok adalah faktor yang paling berbahaya bagi penyakit jantung, namun faktor resiko ini bersifat bisa dihindari atau dikendalikan. Berhenti merokok dan menghindari asap rokok akan menurunkan risiko penyakit jantung anda.
2. Risiko terjadinya penyakit jantung koroner meningkat 2-4 kali pada perokok dibandingkan dengan bukan perokok. Risiko ini meningkat dengan bertambahnya usia dan jumlah rokok yang diisap. Perokok pasif memiliki risiko terkena kanker paru dan jantung koroner hingga 20-30 persen dibanding orang yang tak terpapar asap rokok.
3. Mengkonsumsi lemak trans
Lemak trans dibuat untuk memperpanjang umur simpan makanan yang dipanggang dan makanan ringan, lemak trans dapat meningkatkan tingkat LDL atau kolesterol jahat. Sumber utama lemak trans adalah margarin, makanan cepat saji, keripik, snack kesukaan anak-anak, donat, pie, dan lain-lain.Untuk benar-benar bebas dari lemak trans, jangan beli produk makanan yang mencantumkan kalimat partially hydrogenated dan shortening.
4. Menambahkan banyak garam
Konsumsi makanan rendah garam dapat menurunkan tekanan darah. Menurut standar kesehatan, jumlah garam yang kita konsumsi setiap hari sebaiknya tidak lebih dari 6 gram. Akan lebih baik jika kita membatasi konsumsi garam dengan melakukan diet rendah garam.Hindari makanan yang banyak mengandung garam seperti keripik kentang, dan sebagainya. Jika anda tak tahan dengan rasa makanan yang terlalu tawar, boleh tambahkan bumbu lain seperti merica, bubuk cabai, bawang putih bubuk, dan sebagainya. Makanlah bahan makanan yang bebas garam misalnya buah segar, sayuran, ikan dan juga makan berkarbohidrat yang sehat , seperti beras merah atau oatmeal. Hindari makanan kalengan, pilih makanan dari bahan segar, karena makanan kalengan atau olahan mengandung garam hingga tiga kali lipat.
5. Menaikan berat badan
Makanan olahan, makan dalam porsi berlebih, dan makan lebih sering dapat meningkatkan berat badan. Ahli kesehatan telah sepakat bahwa obesitas (kegemukan) dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Menurunkan berat badan dapat membantu menurunkan resiko penyakit jantung.Pada pria dengan berat badan berlebih, meraka memiliki 15 persen peningkatan risiko gagal jantung. Sementara untuk wanita, risiko mengalami gagal jantung meningkat sebanyak 21 persen. Sedangkan pada pria dengan obesitas, risiko naik menjadi 75 persen dan 106 persen untuk wanita obesitas.
6. Menghentikan aktifitas fisik
Resiko mengalami gagal jantung mengalami penurunan sebesar 21 persen pada pria yang berolahraga secara moderat dibandingkan dengan mereka yang hanya melakukan aktivitas fisik ringan. Pada wanita, olahraga moderat dikaitkan dengan penurunan risiko gagal jantung sebesar 13 persen.Sementara itu, melakukan aktivitas fisik pada tingkat yang lebih tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko gagal jantung sebesar 33 persen pada pria dan 36 persen pada wanita.
7. Menghentikan pengobatan
Tidak ada orang yang ingin hidupnya dipenuhi dengan pengobatan. Jika anda terlanjur divonis penyakit jantung, pengobatan medis harus dilakukan. Konsultasikan dengan dokter tentang cara pengobatan yang cocok untuk anda.
Sekian, semoga bermamfaat

Ciri-ciri penyakit jantung

Penyakit Jantung, - Menurut WHO penyakit jantung adalah pembunuh nomor 1 di dunia, banyak sekali orang meninggal dunia akibat penyakit tersebut dari data WHO 7,25 juta orang meninggal akibat penyakit jantung. jika dipersentasekan pada tahun 2008 berjumlah 12,8% dari data tersebut penyakit ini sangat perlu dilakukan tindakan dan mengkhawatirkan.

Delijou.com

Ciri-ciri awal penyakit jantung :


Biasanya diakibatkan oleh tersumbatnya pembuluh darah sehingga matinya jaringan yang ada, penyumbatan pembuluh darah ada 2 yaitu:

1. Penyumbatan pembuluh koroner besar, yakni biasanya terjadi hanya sementara saja dan disertai dengan rasa sakit pada bagian dada yang amat sangat.

2. Penyumbatan pembuluh koroner kecil, yakni penyumbatan yang diakibatkan oleh kolesterol atau bisa juga karena pengaruh diabetes dan dampaknya akan membuat pembuluh darah menjadi kaku.

Gaya hidup masyarakat modern saat ini seperti makanan yang tidak sehat, malas berolahraga, kurang istirahat, dan merokok turut memperparah dalam penyebaran penyebaran penyakit ini. Penyakit jantung lebih sering diderita oleh pria namun tidak menutup kemungkinan wanita juga bisa terkena juga.
Secara umum ciri-ciri penyakit jantung memiliki gejala awal seperti berikut ini :
1) Nyeri pada dada, Ini dikarenakan otot dan jantung tidak mendapatkan pasokan oksigen dan darah yang cukup dan membuat jantung tersebut menjadi nyeri. Biasanya disertai dengan rasa seperti jantung diremas-remas dan rasa sakit.
2) Mengeluarkan keringat, Mengeluarkan keringat padahal anda tidak sedang melakukan kegiatan, umumnya area telapak tangan yang sering keluar keringat.
3) Merasa lelah berlebihan, merasa lelah juga bisa menjadi indikasi awal dari penyakit jantung padahal sebelumnya anda tidak melakukan aktifitas fisik yang berat apapun.
4) Sesak nafas, karena kontraksi otot jantung yang tidak normal bisa berdampak ke paru-paru sehingga akan menyebabkan anda sesak nafas.
5) Jantung berdebar-debar, jantung yang berdebar kencang tanpa sebab rasanya seperti habis melakukan lari juga bisa disebabkan karena gejala awal penyakit jantung.
6) Cemas, orang yang dihinggapi rasa cemas biasanya memikirkan kondisi tubuhnya tentang penyakit tersebut ada baiknya anda menenangkan diri karena rasa cemas justru akan menganggu jantung anda.
7) Sakit kepala, sakit kepala pada gejala awal penyakit jantung bisanya sangat menyakitkan ini terjadi karena aliran darah ke otak terganggu dan tidak normal.
8) Nafsu makan menurun, Salah satu indikasi dari penyakit jantung adalah penderitanya memiliki nafsu makan yang menurun drastis dan biasanya juga disertai mual dan muntah-muntah.
9) Bagian tubuh membengkak, jika terdapat salah satu bagian tubuh membengkak tanpa sebab anda wajib berhati-hati segera lakukanlah antisipasi.
10) Sakit dibagian tubuh, ini disebabkan oleh aliran darah yang tersumbat kebagian tubuh tersebut dan mengakibatkan sakit.
Perlu diketahui secara umum penyakit jantung yang diderita orang tentu berbeda-beda satu antara lainnya, mulailah dari sekarang sayangi jantung anda dengan cara mengubah gaya hidup sehat, menghentikan merokok dan menghindari makanan berkolesterol tinggi. Sekian, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.

Pertolongan dan tindakan bagi anda penderita penyakit jantung (RJP)

Penyakit jantung, - merupakan penyakit yang paling banyak diderita oleh orang tua tetapi penyakit jantung bisa juga diderita oleh remaja maupun anak-anak, meskipun banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang menderita penyakit jantung alangkah baiknya anda harus mengetahui apa saja pencegahan agar resiko itu tidak terjadi pada diri anda sendiri.
Delijou.com
Orang tua lebih rentang terkena yang namanya penyakit jantung hal ini disebabkan oleh faktor usia dikarenakan saat usia anda berada di angka 50 tahun atau lebih fungsi dari organ tubuh kita mulai terjadi penurunan untuk itu kita harus lebih memperhatikan tubuh agar tidak terjadi resiko-resiko yang lebih parah, jatung merupakan organ vital yang sangat berperan penting untuk tubuh anda fungsi dari jantung tersebut memompakan darah keseluruh tubuh, darah yang dipompakan mengangkut oksigen dan zat lain yang sagat diperlukan organ tubuh anda jika fungsi itu terganggu maka suplai yang diberikan untuk organ tubuh juga berkurang hal ini dapat menimbulkan penyakit-penyakit lain dan bisa mematikan bagian organ tubuh tidak mendapatkan oksigen dan zat lainnya.
untuk anda yang memiliki orang tua mempuyai riwayat penyakit jantung harus benar-benar memperhatikannya, anda sangat menyayangi orang tua bukan.
Berikut cara pertolongan saat terjadi penyakit henti jantung (RJP atau yang disebut Resusitasi Jantung Paru) :
1. Saat anda melihat orang keluarga anda atau orang lain terjatuh tidak sadarkan diri dan tampak memegang dada saat melakukan aktifitas seperti olahraga dll. hal pertama kali yang harus anda lakukan adalah merespon yaitu dengan cara menepuk bahu dan memanggilnya (kakek, bapa/ibu dll)
2. Amankan lingkungan anda dan orang tersebut yang pasti jauhkan dari bahaya lain.
3. Yang tidak kalah penting tindakan ke 3 yaitu anda harus berteriak minta tolong panggilkan ambulan.
4. Cek nadi pada karotis atau di bagian leher.
5. Jika terdapat denyut nadi maka hal atau tidakan yang harus dilakukan cukup berikan nafas buatan setiap 5 atau 6 detik.
6. Jika nadi tidak teraba maka hal yang harus anda lakukan adalah letakkan orang tersebut dalam posisi tidur atau telentang dan bagian bawah harus keras, selanjutnya buka pakaian terutama daerah dada, selanjutnya lakukan kompresi dada 30x dilanjutkan nafas buatan 2x (rasio 30:2) lakukan hal tersebut ter sebanyak 5 siklus dalam 2 menit.
7. Cek nadi karotis setiap 2 menit.
8. Jika nadi belum teraba lanjutkan sampai bantuan datang atau diambil alih oleh petugas yang lebih ahli.

Harus diingat konsepnya yaitu CAB (circulation,airway dan breathing).
Tindakan tersebut dilakukan saat kejadian 4 menit atau kurang dari waktu tersebut.
Sekian, semoga bermamfaat

Sumber: Arifin. 2015. Kumpulan Materi KegawatDaruratan. Rudhini Publishing: Banjarmasin.

Kamis, 23 Juni 2016

Kelahirannya

24 Juni 2014,  Bismillah.
Delijou.com
Ini merupakan langkah awal yang saya ambil untuk memulai bermain di dalam dunia blogger, blog saya akan mengarahkan anda sebagai pembaca mengenai informasi-informasi yang diperlukan untuk kehidupan masa depan serta berbagai bidang ilmu atau pengetahuan lainnya yang mudah anda cerna yang didalamnya mempunyai isi seringkas-ringkasnya dan mempunyai kejelasan. . . . . .
Sebagai Newbie saya berharap bisa menjadi blogger sukses lainnya untuk berbagi pengetahuan.
Sebagaimana tulisan yang anda baca saat ini semuanya sudah diatur sebaik dan sesempurna mungkin, dalam dunia ini tidak ada kebetulan dan semua ketentuan yang dibuat Tuhan lebih baik dari apapun.
semua ini berawal dari niat.
Thanks for read. . . . . .
See you next time.